Bahan:
- 1250 gr beras
- 250 gr ketan
- 1800 ml santan dari 1 1/2 kelapa yg dikupas bersih kulitnya
- 1 1/2 sdm garam
- 1/2 sdm kaldu bubuk rasa ayam (optional)
- 5 sdm kunyit halus
- 2 butir jeruk nipis, peras airnya
- 2 batang serai
- 3 lembar daun salam
- 4 lembar daun jeruk
- 4 butir bawang merah utuh
- Air untuk merendam beras secukupnya
- Campur beras dan ketan, cuci bersih dan tiriskan
- Campur 1/2 bagian kunyit dengan air, saring. Lalu rendam campuran beras dalam air kunyit selama 30 menit. Tiriskan.
- Panaskan dandang, kukus beras selama 20 menit hingga 1/3 matang. Sisihkan.
- Campur santan dengan sisa kunyit, saring. Tambahkan garam, kaldu bubuk, serai, daun salam, daun jeruk dan baaang merah utuh. Masak hingga mendidih, angkat.
- Masukkan beras yang sudah 1/3 matang ke dalam santan, tambahkan perasan air jeruk nipis. Aduk hingga rata, tutup panci dan diamkan hingga santan terserap habis. Dinginkan.
- Panaskan dandang kembali, kukus beras aron selama 30 menit atau hingga beras matang sempurna.
- Siapkan cetakan tumpeng dan olesi dengan minyak goreng, kemudian masukkan nasi. Tekan-tekan hingga padat. Nasi tumpeng siap ditata dengan lauk pauk pendampingnya.
- Pilih beras yang berbulir panjang.
- Bakar kunyit terlebih dahulu sebelum dihaluskan.
- Saat memasak santan harus diaduk terus menerus agar santan tidak pecah.
- Ketinggian air saat merendam beras adalah sekitar 1 ruas jari dari permukaan beras.
.jpg)






